Condition
dan Function

l Statemen Logika
l Statemen Perulangan
l Membuat Function
l Manipulasi String
l Latihan Jam Kelima
l Soal
102
Statemen Logika
Apabila berbicara mengenai statemen logika, pasti terlintas dibenak Anda
sebuah pernyataan yang akan menentukan kondisi benar atau salah.
Penggunaan kondisi merupakan bagian penting dalam setiap bahasa
pemrograman termasuk script PHP. Fungsi statemen logika yang terdapat
di dalam PHP terbagi tiga, yaitu:
l Statemen If
l Statemen Switch
l Operator Ternary ( ? )
Praktek
a. Statemen If
Pernyataan bersyarat If merupakan sebuah perintah untuk mengambil
keputusan dan mengevaluasi kondisi apakah benar atau salah.
Sintaks:
if (kondisi1) {
perintah apabila kondisi benar;
} elseif (kondisi2) {
perintah apabila kondisi salah;
} else {
perintah apabila kondisi tidak keduanya;
}
103
Condition dan Function
1 Pastikan program Dreamwever Anda telah aktif dan buatlah sebuah
halaman PHP baru.
2 Perhatikan Gambar 5.2. Ketiklah perintah di bawah ini untuk
menerapkan fungsi statemen If.

<form method=”post” action=”if.php”>
<select name=”mood”>
<option value=”0″>Senang</option>
<option value=”1″>Sedih</option>
<option value=”2″>Marah</option>
</select>
<input type=”submit” value=”Mood”>
</form>
<?php
if ($mood == “0”) {
echo “Saya lagi HAPPY banget”;
} elseif ($mood == “1”) {
echo “Saya lagi sedih, hibur Saya dong…”;
} else {
echo “Saya marah…habis, ga dikasih kue sih…”;
}
?>

3 Setelah itu simpanlah dengan nama if.php di dalam folder
C:\xampp\htdocs
Keterangan :
 Perintah pertama yang akan Anda buat adalah perintah yang akan menampilkan
komponen form, diantaranya listbox dan sebuah tombol yang dihubungkan ke
dalam file if.php.
 Pada komponen listbox diisi dengan nilai 0 sampai 2 sebagai parameter yang
akan digunakan dalam mengeksekusi perintah If nantinya.
 Perintah If yang pertama akan mendeteksi apakah pada saat Anda menekan
tombol Mood nilai dari variabel $mood sama dengan 0 (Senang), maka akan
ditampilkan teks Saya lagi HAPPY banget.
 Dan apabila nilai dari variabel $mood sama dengan 1 (Sedih), maka teks Saya
lagi sedih… akan ditampilkan. Selanjutnya apabila nilai dari variabel $mood
tidak sama dengan 0 (Senang) atau 1 (Sedih), maka perintah else dari statemen
If akan menampilkan teks Saya marah….
104
4 Untuk mencoba hasilnya, aktifkan jendela browser Anda dan ketiklah
alamat localhost/if.php di dalam kotak teks Address.
5 Perhatikan Gambar 5.1. Pilihlah salah satu yang terdapat di dalam
listbox, kemudian klik tombol Mood.
b. Statemen Switch
Statemen Switch adalah salah satu alternatif dalam mengevaluasi suatu
ungkapan. Apabila Anda menggunakan lebih banyak statemen elseif, Anda
harus mempertimbangkan metode ini supaya lebih efisien.
Sintaks:
Switch (ekspresi) {
case nilai 1:
perintah apabila hasil sama dengan nilai 1;
break;
case nilai 2:
perintah apabila hasil sama dengan nilai 2;
break;
default:
perintah tidak dijalankan apabila terdapat break;
break;
}
105
Condition dan Function
Gambar 5.3 Praktek menggunakan statemen Switch
1 Pastikan program Dreamwever Anda masih dalam keadaan aktif dan
buatlah sebuah halaman PHP baru.
2 Ketiklah perintah di bawah ini untuk menerapkan statemen switch
dalam mengubah warna background.
“Ubah Warna Background”

<form method=”post” action=””>
<br>
<input name=”pil” type=”radio” value=0>Merah<br>
<input name=”pil” type=”radio” value=1>Kuning<br>
<input name=”pil” type=”radio” value=2>Hijau</span>
<br><br>
<input type=”submit” name=”submit” value=”Switch”>
</form>
<?php
if ($submit) {
switch ($pil){
case 0:
print(“<body bgcolor=\”red\”>”);
break;
case 1:
print(“<body bgcolor=\”yellow\”>”);
break;
default:
print(“<body bgcolor=\”green\”>”);
break;
}
}
?>

106
3 Simpanlah file yang telah Anda buat dengan nama switch.php di dalam
folder C:\xampp\htdocs
4 Untuk mencoba hasilnya, aktifkan jendela browser dan ketiklah alamat
localhost/switch.php di dalam kotak teks Address.
5 Pilihlah salah satu option yang ada untuk mengubah warna background,
kemudian klik tombol Switch. Perhatikan Gambar 5.3.
Keterangan :
 Perintah pertama yang akan Anda buat adalah perintah yang akan menampilkan
komponen form, diantaranya tiga pilihan option dan sebuah tombol.
 Pada komponen Radio diberi nama yang sama dengan nilai 0 sampai 2 sebagai
parameter yang akan digunakan dalam mengeksekusi perintah Switch nantinya.
 Sebagai parameter statemen Switch akan mengambil nilai value dari variabel
$pil pada komponen Radio.
 Apabila nilai dari variabel $pil sama dengan 0, maka warna background body
akan diubah menjadi merah dan ditambahkan perintah break supaya tidak
membaca perintah pada baris berikutnya.
 Sedangkan perintah selanjutnya sama tetapi pada perintah Default akan
mengubah warna background menjadi hijau apabila variabel $pil tidak bernilai 0
atau 1.
107
Condition dan Function
c. Operator Ternary ( ? )
Operator Ternary atau ? serupa dengan statemen If, memiliki hasil satu
atau dua ungkapan yang dipisahkan oleh tanda titik dua (colon). Operator
ini terdiri atas tiga bagian oleh karena itu disebut ternary.
Sintaks:
(ekspresi) ? nilai apabila benar : nilai apabila salah
Gambar 5.5 Praktek menggunakan operator ternary
1 Pastikan program Dreamwever Anda masih dalam keadaan aktif dan
buatlah sebuah halaman PHP baru.
2 Setelah itu ketiklah perintah penggunaan operator ternary di bawah

<?php
$pass = “firdaus”;
$text = ($pass == “maxikom”) ? “Password benar!” :
“Password salah, yang benar <b>$pass</b>.”;
echo “Password = maxikom<br>”.$text;
?>

Keterangan :
Variabel $pass diberi nilai firdaus, kemudian pada variabel $text dibuat perintah
operator ternary yang akan mendeteksi apakah nilai dari variabel $pass sama
dengan maxikom atau tidak. Kemudian menampilkan hasil dari variabel $text, yaitu
salah.
108
Jam Kelima
Gambar 5.6 Perintah penggunaan operator ternary
3 Simpanlah file tersebut dengan nama ternary.php di dalam folder
C:\xampp\htdocs
4 Buka jendela browser Anda dan ketiklah alamat localhost/ternary.php
di dalam kotak teks Address. Hasilnya akan tampak seperti Gambar
5.5.
Statemen Perulangan
Sejauh ini Anda telah belajar untuk melaksanakan sebuah keputusan
benar atau salah, tetapi Anda juga dapat memutuskan berapa kali untuk
melaksanakan suatu blok perintah. Untuk itu Anda membutuhkan sebuah
statemen pengulangan, statemen ini memungkinkan Anda untuk
melakukan pengulangan sampai kondisi tertentu tercapai. Fungsi
statemen perulangan yang sering digunakan di dalam PHP, adalah:
l Statemen While
l Statemen For
Praktek
a. Statemen While
Statemen while sangat berbeda dengan statemen If, statemen ini akan
melakukan pengulangan sepanjang kondisi tidak bernilai benar.
Sintaks:
while (ekspresi) {
perintah yang akan dieksekusi;
}
109
Condition dan Function
1 Bukalah program Dreamwever Anda dan pilih halaman PHP.
2 Kemudian ketiklah perintah di bawah ini untuk membuat perintah
statemen while. Lihat Gambar 5.8.
“Perkalian DUA menggunakan statemen WHILE”

<?php
echo “<br><br>”;
$count = 1;
while ($count <= 10) {
echo “$count X 2 = “.($count * 2).”<br>”;
$count++;
}
?>

3 Simpanlah file tersebut dengan nama while.php di dalam folder
C:\xampp\htdocs
Keterangan :
 Menampilkan teks dan dua buah perintah untuk membuat baris baru. Kemudian
memberi nilai awal 1 pada variabel $count.
 Kemudian melakukan pengulangan sampai nilai dari variabel $count lebih kecil
sama dengan 10. Setelah itu ditampilkan teks perkalian variabel $count dengan
nilai dua, selanjutnya variabel $count ditambah dengan nilai satu.
110
Jam Kelima
Gambar 5.8 Perintah penggunaan statemen while
4 Buka jendela browser Anda dan ketiklah alamat localhost/while.php
di dalam kotak teks Address. Hasilnya akan tampak seperti Gambar
5.7.
b. Statemen For
Perintah pengulangan For menggunakan variabel konter yang
meningkatkan atau menurunkan nilai selama pengulangan dijalankan.
Variabel konter adalah variabel yang menyatakan jumlah pengulangan
tipe numerik.
Sintaks:
for (ekspresi awal; ekspresi akhir; modif ekspresi ) {
perintah yang akan dieksekusi;
}
True
Loop False
111
Condition dan Function
Gambar 5.10 Praktek menggunakan statemen for
1 Bukalah program Dreamwever Anda dan pilih halaman PHP.
2 Kemudian ketiklah perintah di bawah ini untuk membuat perintah
statemen for.

<?php
echo “<table border=\”1\” align=\”center\”
cellpadding=\”4\” cellspacing=\”4\”>”;
for ($baris=1; $baris<=10; $baris++) {
echo “<tr>”;
for ($kolom=1; $kolom<=10; $kolom++) {
echo “<td>”.($kolom * $baris).”</td>”;
}
echo “</tr>”;
}
echo “</table>”;
?>

Keterangan :
 Sebelum melakukan perintah looping dengan statemen for terlebih dahulu dibuat
perintah untuk membuat tabel.
112
3 Simpanlah file tersebut dengan nama for.php di dalam folder
C:\xampp\htdocs
4 Untuk mencoba hasilnya, buka jendela browser dan ketiklah alamat
localhost/for.php di dalam kotak teks Address. Hasilnya akan tampak
Membuat Function
Function/fungsi adalah sekumpulan perintah yang dapat menerima
argumen input dan dapat memberikan hasil output berupa nilai ataupun
hasil operasi. Dengan menggunakan fungsi, perintah yang Anda buat
akan lebih sederhana dan terstruktur serta dapat Anda gunakan kapan
saja dibutuhkan.
Manfaat dan keuntungan menggunakan function, antara lain:
l Program besar dapat dipisahkan menjadi program-program kecil
sehingga mencegah penulisan kode yang berulang-ulang dalam suatu
program utama.
 Selanjutnya perintah loop akan dimulai dengan mendefinisikan variabel $baris
dengan nilai awal 1 dan akhir 10, sedangkan nilai modif penambahan satu pada
variabel $baris setiap kali melakukan loop.
 Loop pertama akan mulai membuat baris tabel, kemudian dibuat perintah loop
kembali untuk membuat 10 kolom pada baris pertama. Perintah looping ini akan
terus dilakukan sampai baris kolom mencapai baris kesepuluh.
113
Condition dan Function
l Dapat dikerjakan oleh beberapa orang dalam bentuk modul-modul
kecil yang efisien.
l Memudahkan dalam pencarian kesalahan.
Sintaks:
function nama_fungsi ($argumen1; #argumen2)
{
perintah yang akan dieksekusi;
}
Gambar 5.12 Membuat function untuk membuat box
Praktek
Pada praktek untuk membuat function ini, Anda akan membuat sebuah
kotak berita. Perhatikanlah langkah-langkah di bawah ini.
1 Bukalah program Dreamweaver Anda dan pilih halaman PHP, kemudian
ketiklah perintah function di bawah ini.

<?php function add_box_styles() { ?>
<style type=”text/css”>
.box {
font-family: arial, verdana, sans-serif;
font-size: 12;
background: #ccc;
}
114
.box-title {
font-size: small;
font-weight: bold;
color: white;
background: green;
padding: 5px;
text-align: center;
}
.box-content {
background: white;
padding: 5px;
}
</style>
<?php } function start_box() { ?>
<table cellspacing=”2″ cellpadding=”0″>
<tr>
<td>
<?php print(“Membuat Box dengan Function”)?>
</td>
</tr>
<tr><td>
<?php } function end_box() { ?>
</td></tr></table>
<?php } ?>

Keterangan :
 Function pertama yang akan Anda buat adalah fungsi untuk membuat style kotak
yang diberi nama function add_box_styles (), style yang akan dibuat
diantaranya adalah style box, box-title, dan box-content. Style css ini akan
mengubah jenis huruf, ukuran huruf, warna huruf, background dan lain-lain.
 Function kedua yang akan Anda buat adalah function untuk memulai pembuatan
tabel yang diberi nama function start_box(). Di dalam fungsi ini Anda akan
membuat sebuat tabel dan tabel tersebut dihubungkan ke dalam class style
box dan pada baris pertama dijadikan sebagai judul kolom yang dihubungkan ke
class style box-title. Kemudian pada baris kedua dijadikan tempat isi atau
konten yang dihubungkan ke class style box-content.
 Function ketiga atau yang terakhir dibuat function untuk menutup perintah tabel
pada function start_box() yang diberi nama function end_box().
115
Condition dan Function
Gambar 5.13 Function membuat style kotak
2 Simpanlah perintah function yang Anda buat dengan nama
function1.php di dalam folder C:\AppServ\www.
3 Selanjutnya buat halaman PHP baru dan ketiklah perintah di bawah
ini untuk memanggil function yang telah Anda buat.

<html>
<head>
<?php
include (“function1.php”);
add_box_styles();
?>
</head>
<body>
<div style=”width:220px;”>
<?php start_box(); ?>

Liverpool selalu menelan kekalahan dari Chelsea
di Anfield dalam tiga musim terakhir. Kini saatnya
mengubah statistik, mumpung Chelsea sedang
tidak hebat.<br/><br/>
<a href=””>more…</a>
<?php end_box(); ?>
</div>
</body>
</html>

4 Simpanlah file PHP yang Anda buat dengan nama function.php di
dalam folder C:\xampp\htdocs
5 Kemudian untuk mencoba hasilnya, aktifkan jendela browser dan
ketiklah alamat localhost/function.php di dalam kotak teks Address.
Maka, hasilnya akan tampak seperti Gambar 5.12 sebelumnya.
Keterangan :
 Pada bagian tag <head> dibuat perintah untuk menghubungkan ke file
function1.php, setelah itu memanggil function add_box_styles().
 Pada bagian tag <body> dibuat perintah untuk membuat layer dengan ukuran
220px. Kemudian dimulai pembuatan tabel dengan memanggil function
start_box(), selanjutnya dibuat teks yang akan ditampilkan ke dalam konten.
Setelah itu memanggil function end_box() untuk menutup perintah pembuatan
tabel.
117
Condition dan Function
Manipulasi String
Fungsi string digunakan untuk memanipulasi karakter. Sebuah karakter
memiliki nilai 1 byte yang terdiri dari 256 karakter maksimal. Dengan
menggunakan fungsi string, Anda dapat melakukan pemisahan,
penggabungan, penyeleksian string menjadi lebih mudah. Berikut ini Anda
akan diajarkan beberapa fungsi string yang sering digunakan, diantaranya
adalah fungsi substr_count, str_replace, dan explode.
Praktek
a. Fungsi substr_count()
Perintah substr_count( ) berfungsi untuk menghitung jumlah karakter dari
nilai string. Perlu Anda perhatikan, nilai suatu string dimulai dgn index 0.
Sintaks:
substr_count (string haytack, string needle)
Gambar 5.15 Melakukan pencarian pada nilai string
1 Bukalah program Dreamweaver Anda dan pilih halaman PHP, kemudian
ketiklah perintah pada halaman berikutnya.
Keterangan :
 String haytack merupakan nilai yang akan dijadikan parameter pencarian.
 Sedangkan string needle merupakan nilai string yang akan dicari.
118

<style type=”text/css”>
<!–
.style1 {
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 12px;
}
–>
</style>
<form method=”post” action=””>
String <input type=”text” name=”data”>
Cari
<select name=”opt”>
<?php
$cari=array(“a”,”i”,”u”,”e”,”o”);
for ($x=1; $x <= count($cari); $x++) {
echo “<option value=$x>”.$cari[$x-1];
}
?>
</select>
<input name=”ok” type=”submit” value=”OK”>
</form>
<?php
if ($ok) {
$hitung=substr_count($data,$cari[$opt-1]);
echo “Jumlah karakter <b>[ “.
$cari[$opt-1].” ]</b>”;
echo “pada variabel string <b>$data</b
<br>adalah : $hitung”;
}
?>

Keterangan :
 Pada perintah style css akan membuat sebuah style dengan nama style1 untuk
mengubah jenis dan ukuran huruf.
 Kemudian dibuat sebuah form yang dihubungkan ke dalam style1, pada form
dimasukkan objek textbox, listbox dan tombol. Untuk mengisi objek listbox dibuat
perintah PHP untuk melakukan pengulangan sebanyak data yang terdapat di
dalam variabel array $cari, kemudian data yang dihasilkan dimasukkan ke dalam
listbox.
 Setelah itu dibuat perintah PHP yang akan melakukan penghitungan karakter
yang akan dicari di dalam variabel $hitung, setelah itu ditampilkan menggunakan
tag ECHO.
119
Condition dan Function
Gambar 5.16 Perintah untuk menghitung jumlah karakter tertentu
2 Selanjutnya, simpanlah file yang Anda buat dengan nama
substr_count.php di dalam folder C:\AppServ\www.
3 Aktifkan jendela browser untuk mencoba hasilnya. Perhatikan Gambar
5.15. Masukkan nilai string pada kotak teks, misalnya Mulya Hadi
dan pilih karakter yang akan dicari. Kemudian klik OK.
b. Fungsi str_replace()
Perintah str_replace( ) berfungsi untuk mencari suatu nilai karakter string
dan apabila ditemukan, dapat Anda ubah nilai string (replace) tersebut
dengan nilai string yang baru.
Sintaks:
str_replace (string yang dicari, string pengganti,
teks asli)
1 Bukalah program Dreamweaver Anda dan pilih halaman PHP, kemudian
ketiklah perintah pada halaman berikutnya.
120

<?php
echo “Nilai String = <b>HELLO WORLD OF PHP</b><br>
setelah digunakan fungsi <b>str_replace()</b>,
maka hasilnya:<br>”;
$pokal = array(“a”, “e”, “i”, “o”, “u”,
“A”, “E”, “I”, “O”, “U”);
$ubah = str_replace($pokal, “*”,
“<b>HELLO WORLD OF PHP</b>”);
echo $ubah;
?>

2 Simpan file dengan nama str_replace.php di dalam folder
C:\xampp\htdocs
3 Untuk melihat hasilnya, buka jendela browser Anda dan masukkan
alamat localhost/str_replace.php di dalam kotak Address. Hasilnya
akan seperti gambar di bawah ini.
Gambar 5.17 Hasil penggunaan fungsi str_replace
c. Fungsi explode()
Fungsi explode( ) digunakan untuk memecah sebuah nilai string menjadi
Keterangan :
 Perintah pertama akan menampilkan teks yang akan dieksekusi menggunakan
perintah string str_replace(), kemudian dibuat variabel array $pokal yang
akan digunakan sebagai nilai string pencarian.
 Selanjutnya pada variabel $ubah akan dilakukan pencarian karakter pokal yang
terdapat di dalam variabel array $pokal dan akan diubah dengan lambang bintang
( * ). Setelah itu dimasukkan nilai string yang akan dilakukan pengubahan.
121
Condition dan Function
beberapa bagian dengan tanda pemisah (separator) yang dapat Anda
tentukan, sehingga hasilnya dijadikan data nilai array.
Sintaks:
explode (separator, data string yang akan diubah)
1 Pastikan program Dreamweaver Anda masih dalam keadaan aktif dan
buat halaman PHP baru, kemudian ketiklah perintah di bawah ini.

<?php
$data=”Mulya Hadi*Laki-laki*Palembang*
mulyahadi@yahoo.com”;
$bagi=explode(“*”, $data);
echo “<table>
<tr>
<td width=\”110\”>Nama</td>
<td>$bagi[0]</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kelamin</td>
<td>$bagi[1]</td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat</td>
<td>$bagi[2]</td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td>$bagi[3]</td>
</tr>
“;
?>

122
2 Simpan file yang Anda buat dengan nama explode.php di dalam
folder C:\xampp\htdocs
3 Untuk melihat hasilnya, ketiklah localhost/explode.php pada kotak
Address jendela browser Anda. Hasilnya tampak seperti Gambar 5.18.
Latihan Jam Kelima
Pada latihan jam kelima ini Anda akan membuat halaman yang akan
menampilkan kalender.
Gambar 5.20 Latihan jam kelima
123
Condition dan Function
Praktek
1 Buka jendela program Dreamweaver Anda dan pilihlah jenis halaman
PHP.
2 Setelah itu ketiklah perintah di bawah ini untuk membuat halaman
kalender.

<?php
define(“sehari”, (60*60*24));
if (!checkdate($_POST['month'], 1, $_POST['year'])) {
$nowArray = getdate();
$month = $nowArray['mon'];
$year = $nowArray['year'];
} else {
$month = $_POST['month'];
$year = $_POST['year'];
}
$start = mktime (12, 0, 0, $month, 1, $year);
$firstDayArray = getdate($start);
?>
<html>
<head>
<title>
<?php echo “Kalender: “.$firstDayArray['month'].
” “.$firstDayArray['year'] ?>
</title>
<head>

Keterangan :
 Perintah di atas akan menentukan nilai variabel konstanta dengan nama sehari,
kemudian pada perintah IF dilakukan pemeriksaan keabsahan tanggal pada
variabel month dan year. Apabila nilai pemeriksaan tidak sesuai, maka variabel
$nowArray diisi dengan fungsi untuk mendapatkan informasi tanggal dan waktu
secara lebih lengkap, selanjutnya ditampilkan bulan dan tahun yang terdapat di
dalam system komputer ke dalam variabel $month dan $year.
 Dan apabila pemeriksaan tanggal dan waktu sesuai, variabel $month dan $year
tetap diisi dengan nilai yang terdapat di dalam listbox yang Anda pilih nantinya.
 Pada variabel $start diisi dengan perintah untuk menerjemahkan waktu UNIX ke
tanggal dan ditampilkan ke dalam variabel $firstDayArray supaya diketahui
informasi lebih lengkap.
124

<body>
<form method=”post”
action=”<?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]“; ?>”>
<select name=”month”>
<?php
$months = Array(“Januari”, “Februari”, “Maret”,
“April”, “Mei”, “Juni”, “Juli”, “Agustus”,
“September”, “Oktober”, “November”, “Desember”);
for ($x=1; $x <= count($months); $x++) {
echo “<option value=\”$x\””;
if ($x == $month) {
echo ” selected”;
}
echo “>”.$months[$x-1].””;
}
?>
</select>
<select name=”year”>
<?php
for ($x=1980; $x<=2010; $x++) {
echo “<option”;
if ($x == $year) {
echo ” selected”;
}
echo “>$x”;
}
?>
</select>
<input type=”submit” value=”Go!”>
</form>
<?php
$days = Array(“Mgu”, “Sen”, “Sel”,

Keterangan :
 Pada bagian tag <Title> Ditampilkan teks bulan dan tahun yang aktif pada variabel
$month dan variabel $year. Selanjutnya dibuat variabel $months yang akan
menampung nama-nama bulan dalam satu tahun, kemudian dibuat objek listbox
dan dibuat perintah untuk menampilkan teks yang terdapat di dalam variabel
array $months ke dalam objek listbox pilihan bulan dan apabila nilai variabel $x
sama dengan tahun pada system komputer maka akan terseleksi.
 Perintah selanjutnya akan menampilkan tahun dari tahun 1980 sampai tahun
2010 ke dalam listbox pilihan tahun, setelah itu dibuat sebuah objek tombol.
125
Condition dan Function

“Rab”, “Kam”, “Jum”, “Sab”);
echo “<table border=1 cellpadding=5><tr>”;
foreach ($days as $day) {
echo “<td bgcolor=\”#CCCCCC\” align=center>
<b>$day</b></td>”;
} for ($i=0; $
i
<
(
6*7); $
i++) {
$dayArray = getdate($start);
if (($i % 7) == 0) {
if ($dayArray['mon'] != $month) {
break;
} else {
echo “</tr><tr>”;
}
} if ($i
<
$
firstDayArray['wday'] ||
$dayArray['mon'] != $month) {
echo “<td>&nbsp;</td>”;
} else {
echo “<td>”.$dayArray['mday'].”
&nbsp;&nbsp; </td>”;
$start += sehari;
}
}
echo “</tr></table>”;
?>
</body>
</html>

3 Kemudian simpanlah file PHP yang Anda buat dengan nama latjam5.
php di dalam folder C:\xampp\htdocs
Keterangan :
 Membuat sebuah variabel dengan nama $days yang akan menampung nama
hari dalam satu minggu. Selanjutnya dibuat perintah pembuatan tabel dan pada
baris pertama ditampilkan nama hari berdasarkan variabel $days yang telah
diubah menjadi variabel $day dengan melakukan perintah looping.
 Selanjutnya dimulai pembagian baris dan kolom menggunakan perintah loop
dengan nilai variabel $i=0 sampai jumlah total sell kalender. Setelah dilakukan
pengisi data tanggal berdasarkan bulan yang Anda pilih pada tiap-tiap sell.
126
4 Untuk mencoba hasilnya, aktifkan jendela browser Anda dan ketiklah
alamat localhost/lat-jam5.php pada kotak Address.
5 Perhatikan Gambar 5.20. Pada tampilan awal akan menampilkan
kalender bulan dan tahun yang sedang aktif di dalam system komputer.
Anda dapat mengubah tampilan kalender sesuai dengan keinginan
dengan cara memilih bulan dan tahun pada listbox, kemudian klik
tombol Go!.
Pada soal jam kelima ini, coba Anda modifikasi praktek membuat kotak
berita sehingga tampak seperti gambar di bawah ini.

Ketentuan Soal:
l Buat supaya judul title dapat diganti tanpa harus mengedit halaman
function utama.
l Pada function utama, tambahkan perintah untuk memberikan efek
tumpul pada tiap sudut kotak menggunakan gambar yang dapat Anda
peroleh di dalam CD sertaan buku ini pada folder soal5.
l Untuk lebih jelasnya Anda dapat membuka CD tutorial sertaan buku
ini pada bagian Soal

Tutorial PHP&MySQL

Posted: Desember 7, 2012 in php

ebook9-DaftarIsi-PHP&MySQL

ebook9-Jam1

ebook9-Jam2

ebook9-Jam3

ebook9-Jam4

ebook9-Jam5

ebook9-Jam6

ebook9-Jam7

Menampilkan Kalender Menggunakan PHP

Posted: Desember 7, 2012 in php

Tag PHP

<?php
define(“sehari”, (60*60*24));
if (!checkdate($_POST['month'], 1, $_POST['year'])) {
$nowArray = getdate();
$month = $nowArray['mon'];
$year = $nowArray['year'];
} else {
$month = $_POST['month'];
$year = $_POST['year'];
}
$start = mktime (12, 0, 0, $month, 1, $year);
$firstDayArray = getdate($start);
?>
<html>
<head>
<title>
<?php echo “Kalender: “.$firstDayArray['month'].
” “.$firstDayArray['year'] ?>
</title>
<head>
<body>
<form method=”post”
action=”<?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]“; ?>”>
<select name=”month”>
<?php
$months = Array(“Januari”, “Februari”, “Maret”,
“April”, “Mei”, “Juni”, “Juli”, “Agustus”,
“September”, “Oktober”, “November”, “Desember”);
for ($x=1; $x <= count($months); $x++) {
echo “<option value=\”$x\””;
if ($x == $month) {
echo ” selected”;
}
echo “>”.$months[$x-1].””;
}
?>
</select>
<select name=”year”>
<?php
for ($x=1980; $x<=3000; $x++) {
echo “<option”;
if ($x == $year) {
echo ” selected”;
}
echo “>$x”;
}
?>
</select>
<input type=”submit” value=”Go!”>
</form>
<?php
$days = Array(“Mgu”, “Sen”, “Sel”,”Rab”, “Kam”, “Jum”, “Sab”);
echo “<table border=1 cellpadding=5><tr>”;
foreach ($days as $day) {
echo “<td bgcolor=\”#CCCCCC\” align=center>
<b>$day</b></td>”;
} for ($i=0; $i<(6*7); $i++) {
$dayArray = getdate($start);
if (($i % 7) == 0) {
if ($dayArray['mon'] != $month) {
break;
} else {
echo “</tr><tr>”;
}
} if ($i<$firstDayArray['wday'] ||
$dayArray['mon'] != $month) {
echo “<td>&nbsp;</td>”;
} else {
echo “<td>”.$dayArray['mday'].”
&nbsp;&nbsp; </td>”;
$start += sehari;
}
}
echo “</tr></table>”;
?>
</body>
</html>

Berikut ini saya akan memberikan sedikit trik mendesain web dengan Css :
1. Buat file cssnya dengan nama desain.css :

#ats {
width: auto;
height: 150px;
-moz-box-shadow: gray 3px 3px 4px;
-webkit-box-shadow:gray 5px 5px 5px;
font-family: “Comic Sans MS”;
font-size: 9mm;
color: #CCCCCC;
font-weight: bold;
text-shadow:5px 5px 5px #666;
background-color: #000000;
text-decoration: blink;
text-align: center;
letter-spacing: 1em;
}
#ats:hover{
background-color: #00FF00;
height: 150px;
width: auto;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px;
font-family: “Comic Sans MS”;
font-size: 9mm;
font-weight: bold;
text-decoration: blink;
letter-spacing: 1em;
color:#000000;
}
#tgh {
background-color:#FFFFFF;
margin-top: 10px;
height: 700px;
width: 700px;
margin-right: 150px;
margin-left: 150px;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px;
-moz-border-radius:15px;
-webkit-border-radius:15px;
}
#bwh {
background-color: #999999;
height: 70px;
width: auto;
margin-top: 10px;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px;
font-family: tahoma;
font-size: 10px;
font-weight: bold;
color: #000000;
}
#bwh:hover{
background-color:#000000;
height: 70px;
width: auto;
margin-top: 10px;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px gray;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px gray;
font-family: tahoma;
font-size: 10px;
font-weight: bold;
color:#FFFFFF;
}
#tgh #menu {
width: 150px;
margin-top: 10px;
margin-left: 5px;
height: 200px;
margin-right: 5px;
margin-bottom: 5px;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px;
float: left;
}
#tgh #main {
background-color:#EEEEEE;
height: 600px;
width: 360px;
float: right;
margin-top: 10px;
margin-right: 5px;
margin-bottom: 5px;
margin-left: 5px;
-moz-border-radius:15px;
-webkit-border-radius:15px;
border-top-style: inset;
border-bottom-style: inset;
border-right-style: inset;
border-left-style: inset;
}
#tgh #kanan {
float: right;
margin-top: 10px;
margin-right: 5px;
margin-bottom: 5px;
margin-left: 5px;
height: 200px;
width: 150px;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px;
}
#tgh #menu2 {
float: left;
margin-top: 10px;
margin-right: 5px;
margin-bottom: 5px;
margin-left: 5px;
width: 150px;
background-color: #000000;
-moz-box-shadow: 5px 5px 5px;
-webkit-box-shadow:5px 5px 5px;
}
.menu3{
background-color: #000000;
color:#FFFFFF;
font-family:tahoma; font-size:12px;
text-decoration:none;
display:block;
width:150px;
height:27px;
border-bottom-style:dotted;
border-bottom-color: #CCCCCC;
}
.menu3:hover{
background-color: #00FF00;
font-weight:bold;
color:#000000;
-moz-border-radius:15px;
-webkit-border-radius:15px;
}
2. Buat file Html dengan nama Coba.html :

  1. <html>
  2. <head>
  3. <link rel=”stylesheet” href=”desain.css” type=”text/css”>
  4. </head>
  5. <body bgcolor=”#EEEEEE”>
  6. <div id=”ats”>MY-WEB<p>
  7. </div>
  8. <div id=”tgh”>
  9.   <div id=”menu”><img src=”gambar/_UnEm0_.jpg” alt=”Gbr1″ width=”150″ height=”200″></div>
  10.   <div id=”kanan”>
  11.     <form name=”form1″ method=”post” action=””>
  12.       <table width=”100%” border=”0″ cellspacing=”2″ cellpadding=”2″ style=”font-family:tahoma; font-size:12px;”>
  13.         <tr>
  14.           <td colspan=”3″ align=”center” bgcolor=”#F2F2FF”>Login User </td>
  15.         </tr>
  16.         <tr>
  17.           <td width=”41%”>&nbsp;</td>
  18.           <td width=”7%”>&nbsp;</td>
  19.           <td width=”52%”>&nbsp;</td>
  20.         </tr>
  21.         <tr>
  22.           <td>Username</td>
  23.           <td>:</td>
  24.           <td><input name=”username” type=”text” id=”username” size=”7″></td>
  25.         </tr>
  26.         <tr>
  27.           <td>Password</td>
  28.           <td>:</td>
  29.           <td><input name=”password” type=”password” id=”password” size=”7″></td>
  30.         </tr>
  31.         <tr>
  32.           <td>&nbsp;</td>
  33.           <td>&nbsp;</td>
  34.           <td>&nbsp;</td>
  35.         </tr>
  36.         <tr>
  37.           <td>&nbsp;</td>
  38.           <td>&nbsp;</td>
  39.           <td><input type=”submit” name=”Submit” value=”Login” style=”background-color:#EEEEEE; color:#000000; border:dotted;”></td>
  40.         </tr>
  41.       </table>
  42.     </form>
  43.   </div>
  44.   <div id=”main”></div>
  45.   <div id=”menu2″>
  46.       <div style=”background-color:#CA0000; font-family:tahoma; font-size:14px; color:#FFFFFF; width:150px; height:30px; display:block” align=”center”>MENU UTAMA</div>
  47.     <a href=””>Home</a>
  48.     <a href=””>Profil</a>
  49.     <a href=””>Link</a>
  50.     <a href=””>Guest Book</a>
  51.   </div>
  52. </div>
  53. <div id=”bwh” align=”center”>&copy;Copyright 2010 <br>
  54. Desain by : adhye alor
  55. </div>
  56. </body>
  57. </html>